Doa Pagi dan Sore Hari Agar Terlepas dari Jeratan Utang

Ilustrasi/Net/RMOL
Ilustrasi/Net/RMOL

Pagi hari lazimnya disambut dengan semangat. Anak-anak berangkat sekolah, orang dewasa pergi bekerja.


Namun, ada sebagian orang yang pagi dan harinya serba bingung. Jeratan utang membuatnya gamam dan lesu menyambut dan melepas hari yang mestinya produktif.

Nah, untuk kelompok pengutang ini, Rasulullah SAW punya doa khusus agar seseorang lepas dari kebingungan dan bebas jeratan utang. Berikut doanya:

[Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal hazan. Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal. Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl]

Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.    

Kisah Sahabat Nabi Terlilit Utang

Doa ini tak begitu saja diajarkan Nabi. Ada riwayat yang dikisahkan oleh istri Nabi SAW, Asyiah RA. 

Mengutip laman NU Jatim, menurut Siti ‘Aisyah, Rasulullah SAW selalu berlindung kepada Allah agar terlepas dari jeratan utang, sebagaimana yang diriwayatkan Al-Humaidi dalam Musnad-nya, nomor hadis 246.

Berbagai macam ikhtiar harus dilakukan agar segera bisa melunasi utang, termasuk ikhtiar doa. Salah satunya adalah dengan doa yang pernah diajarkan Rasulullah SAW kepada seorang sahabat Anshar, sebagaimana yang diriwayatkan Abu Dawud, nomor hadis 1555, berikut ini.

Disebutkan oleh Abu Sa‘id al-Khudri, pada suatu hari, Rasulullah SAW masuk ke masjid. Ternyata di sana sudah ada seorang laki-laki Anshar yang bernama Abu Umamah. Beliau kemudian menyapanya: "Hai Abu Umamah, ada apa aku melihatmu duduk di masjid di luar waktu shalat?"

Abu Umamah menjawab: "Kebingungan dan utang-utangku yang membuatku (begini), ya Rasul."

Beliau kembali bertanya: "Maukah kamu jika aku ajarkan suatu bacaan yang jika kamu membacanya, Allah akan menghapuskan kebingunganmu dan memberi kemampuan melunasi utang?”

Umamah menjawab: “Tentu, ya Rasul.”

Beliau melanjutkan: “Jika memasuki waktu pagi dan sore hari, maka bacalah:

[Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal hazan. Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal. Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl]

Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.

Abu Umamah menuturkan: "Setelah aku mengamalkan doa itu, Allah benar-benar menghilangkan kebingunganku dan memberi kemampuan melunasi utang." 

Demikian doa yang diajarkan Rasulullah SAW agar kita terlepas dari lilitan utang yang sering kali diikuti oleh rasa ketakutan, kesusahan, kelemahan, kekikiran, dan seterusnya. Semoga Allah mengabulkan doa dan permohonan kita semua. Aamiin. Wallahua’lam.  (RSM)